1. Burung

Cara Ternak Burung Puyuh yang Dijamin Mampu Datangkan Omzet!

Telur puyuh menjadi salah satu jenis telur yang dapat diolah menjadi bahan masakan. Sama seperti telur ayam, sudah banyak orang yang melakukan usaha sampingan berupa ternak burung puyuh. Hal ini dikarenakan telur serta daging burung puyuh masih diminati oleh masyarakat sebagai bahan kuliner lezat.

Pada artikel hari ini, Animalogi akan membagikan tips cara beternak burung puyuh sendiri untuk Animalovers yang ingin membudidayakan burung puyuh petelur. Fyi, ternak burung puyuh sendiri sebenarnya mampu menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan, lho. Mau tahu bagaimana cara ternak burung puyuh yang baik dan benar? Semua terangkum dalam artikel berikut ini!

Manfaat Beternak Burung Puyuh

Burung puyuh memiliki nama latin Cortunix. Burung ini adalah jenis unggas yang tidak bisa terbang jauh sama seperti jenis burung lainnya. Ia hampir sama dengan ayam dan bebek, bahkan telur dan dagingnya dapat dikonsumsi. 

Burung yang pertama kali diternakkan di Amerika pada 1870 ini memiliki fisik tubuh yang mungil, berkaki pendek dengan bulu coklat. Meskipun memiliki tubuh yang kecil, indukan burung puyuh mampu menghasilkan 5 – 6 butir telur setiap minggunya. 

Ada beberapa manfaat yang akan Animalovers dapatkan dari beternak burung puyuh. Yaitu budidaya burung puyuh dapat dijadikan sebagai bisnis atau usaha sampingan, selain itu telur burung puyuh baik untuk kesehatan dan telurnya tentu bisa dijual kembali ke pasaran. 

Lalu daging burung puyuh yang mengandung sumber gizi yang baik dan juga bisa dijual ke restoran yang menyediakan santapan burung puyuh. Manfaat lainnya adalah kotorannya yang dapat dijadikan pupuk untuk tanaman dan bulunya yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan serta perabot rumah lainnya. 

Beberapa keunggulan yang akan kamu dapatkan dari beternak burung puyuh yaitu kamu bisa memulainya dengan modal yang cukup kecil. Kamu juga dapat memelihara burung puyuh di lingkungan sekitar rumah namun pastikan tidak mengganggu warga. 

Kemudian burung puyuh memiliki waktu pemeliharaan yang cepat serta ia termasuk jenis unggas yang resisten terhadap penyakit. Keunggulan lainnya adalah harga telur puyuh dan dagingnya yang masih tergolong tinggi dapat kamu manfaatkan untuk dijual. 

Cara Ternak Burung Puyuh

Ternak burung puyuh. (Sumber: iStock)

Sebelum melakukan budidaya burung puyuh, ada baiknya Animalovers mengetahui cara ternak burung puyuh petelur berikut ini. 

1. Mempersiapkan Kandang

Langkah pertama dari cara ternak burung puyuh, yaitu Animalovers wajib mempersiapkan kandang. Berbeda dengan jenis burung lainnya, burung puyuh harus memiliki kandang ternak burung puyuh khusus yang hampir sama seperti kandang ayam. 

Kita harus mempersiapkan empat kandang yang berbeda yang juga memiliki fungsi berbeda. Yaitu kandang untuk tahap pembibitan, kandang untuk indukan, kandang untuk anakan dan kandang untuk perkembangan anak. 

Suhu dalam kandang juga harus disesuaikan yaitu 20-25 derajat celcius. Bagian dalam kandang dibuat dengan rak bersusun menggunakan material kayu atau rangka besi, dengan ukuran panjang 100cm, lebar 60cm dan tinggi 30cm. Ukuran kandang tersebut mampu menampung 30 – 35 ekor burung.

2. Pembibitan Burung Puyuh

Cara ternak burung puyuh yang kedua adalah persiapan pembibitan. Tentu Animalovers menginginkan burung puyuh yang berkualitas unggul sehingga dapat menghasilkan telur dan anakan yang berkualitas. 

Untuk budidaya burung puyuh petelur kamu dapat memilih indukan puyuh betina yang sehat dan bebas dari penyakit. Kemudian apabila ingin beternak burung puyuh untuk dijual dagingnya, Animalovers dapat memilih puyuh betina dan jantan yang sudah tidak menghasilkan telur. 

Ciri-ciri bibit burung puyuh yang bagus adalah sebagai berikut:

1. Bibit yang lincah dan aktif.

2. Bentuk tubuh yang sempurna dan simetris.

3. Memiliki warna bulu yang cerah. 

3. Perawatan Ternak

Cara ternak burung puyuh selanjutnya yaitu dengan melakukan perawatan terhadap burung puyuh, dan agar burung dapat tumbuh sehat. Ada beberapa panduan perawatan yang harus diikuti. 

Perawatan cara ternak burung puyuh yang haru Animalovers lakukan adalah menjaga sanitasi dan melakukan tindakan preventif dengan memberikan setengah dosis vaksin ayam ketika puyuh berusia 4 – 7 hari. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata atau pada air minum

Perawatan selanjutnya adalah dengan pengontrolan penyakit puyuh petelur. Apabila Animalovers menemukan tanda-tanda dari puyuh petelur terserang penyakit, segera lakukan pemeriksaan. Untuk mencegahnya, kamu bisa melakukan kontrol setiap hari. 

4. Pemberian Pakan Burung Puyuh

Untuk pemberian pakan burung puyuh, Animalovers dapat memberikan pelet, remah-remah, dan juga tepung. Burung puyuh anakan harus diberi makan 2x dalam sehari yaitu pagi dan siang. Sedangkan burung puyuh dewasa cukup diberi makan 1x sehari saat pagi. 

Untuk menghemat biaya, Animalovers dapat membuat pakan puyuh sendiri dengan perbandingan 3:1:1 yaitu pelet, jagung dan bekatul. 

5. Panen Ternak Burung Puyuh

Masuk ke tahap terakhir dari cara beternak burung puyuh yaitu panen. Induk puyuh yang sehat dapat menghasilkan telur setelah 30 hari. Telur puyuh akan cukup sering panen setiap harinya. Maka dari itu Animalovers harus bersiap-siap menyediakan tempat untuk para telur-telur yang akan dipanen. Setelah panen, pastikan kamu telah memeriksa telurnya terlebih dahulu sebelum dijual, ya. 

Baca juga: 15 Makanan Burung Parkit yang Bikin Gacor dan Cepat Bertelur

Animalovers, jadi itu tadi cara beternak burung puyuh yang bisa kamu lakukan sendiri. Sudah siap untuk membudidayakan burung puyuh dan mendapatkan omset jutaan? Yuk, mulai ternak burung puyuh dari sekarang! Jangan lupa ikuti terus artikel tentang berbagai macam hewan hanya di laman Animalogi. 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Cara Ternak Burung Puyuh yang Dijamin Mampu Datangkan Omzet!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]