1. Ikan

Cara Merawat Telur Ikan Cupang Hingga Menetas

Ikan cupang adalah salah satu jenis ikan hias yang banyak dipelihara. Selain cantik, mereka juga sangat aktif. Banyak pecinta ikan yang tidak hanya sekedar memelihara ikan ini namun juga menjadikannya sebagai peluang bisnis. Untuk Animalovers yang bingung bagaimana merawat ikan cupang yang telah berproduksi, yuk simak penjelasannya berikut. 

Reproduksi Ikan Cupang

Ciri-ciri induk ikan cupang
Gambar ikan cupang (Sumber: Pixabay)

Ikan cupang berkembang biak dengan dua cara yakni mouth brooder dan bubble nest breed. Untuk cupang yang berkembangbiak menggunakan cara bubble nest breed biasanya melakukan penetasan telur di dalam gelembung udara. Busa atau gelembung udara ini akan melekat pada daun yang mengambang di atas permukaan air. 

Proses pembuatan gelembung udara berlangsung selama 1-2 hari, setelah gelembung cukup nantinya induk jantan akan menggiring cupang betina ke bawah gelembung-gelembung udara untuk induk betina membuahi telur-telurnya. 

Ikan cupang jantan kemudian akan memasukkan telur-telur yang ada ke dalam mulutnya. Nantinya, cupang jantan akan menyusun telur-telur tersebut pada gelembung yang ia buat agar tidak telur tidak tenggelam.

Pada tahap keluarnya telur dari cupang betina, Animalovers harus ekstra hati-hati agar telur tersebut berhasil menjadi larva. Kelalaian induk jantan akan mempengaruhi kualitas ikan cupang sehingga pemilik harus memperhatikan bagaimana sang jantan menjaga telurnya.

Fakta Unik Kawinnya Ikan Cupang

Ada beberapa fakta yang harus kamu ketahui ketika ikan cupang sedang kawin. Berikut fakta-faktanya:

  • Jantang yang tertarik dengan betina akan membuat saran berupa gelembung yang berada dipermukaan air dan di dekat tanaman. Gelembung ini akan berfungsi sebagai tempat untuk menaruh telur-telur yang sudah jantan buahi . 
  • Ketika kawin, proses pembuahan cupang dilakukan di luar yakni ketika induk betina sudah mengeluarkan telurnya barulah kemudian jantan mengeluarkan spermanya ke telur tersebut.
  • Satu kali pemijahan, ikan cupang dapat menghasilkan sekitar 100-500 butir telur, yang tentunya tidak semua telur dapat menetas dengan sempurna. Kelihaian jantan dalam menjaga telurnya sangat menentukan berapa banyak telur yang akan menetas.

Bentuk-Bentuk & Gambar Telur Ikan Cupang

Gambar telur ikan cupang
Gambar telur ikan cupang (Sumber: Fish Care)

Pemula yang baru pertama kali mungkin bingung dengan cara ternak ikan cupang dan bagaimana merawat telur ikan cupang. Ketika cupang menghasilkan telur, ada berbagai macam bentuk telur ikan cupang. Berikut informasi lengkap mengenai bentuk-bentuk telur ikan cupang.

1. Bentuk Bulat

Bentuk telur ikan cupang bisa sangat bulat dan terlihat seperti buih berwarna putih. Ukuran mereka sangat kecil dan terlihat menggumpal. Bentuk ini biasanya yang paling banyak ditemukan di setiap daerah.

2. Bentuk Bintik-bintik Kecil

Bentuk telur yang satu ini sedikit lebih besar dari yang bulat. Telur ini mudah terlihat ketika sang jantan meletakkan semua telur di sarang gelembungnya. Jika kamu melihat dari atas, mereka terlihat seperti bintik-bintik.

Cara Merawat Telur Ikan Cupang

Gambar telur ikan cupang dan induk jantan
Gambar telur ikan cupang dan induk jantan (Sumber: Zen Aquaria)

Selain memperhatikan telur maka pemilik juga harus merawat induk ikan. Karena kunci keberhasilan menetaskan ikan cupang adalah induk jantan sendiri. Berikut adalah cara merawat telur ikan cupang.

1. Memberikan Pakan Induk cupang Setelah Kawin

Cupang mampu bertahan tanpa makanan sekitar 4-7 hari, namun ketika fase kawin tiba cupang jantang membutuhkan tenaga ekstra untuk memindahkan telur-telur. Sehingga pemilik harus memperhatikan kesehatan cupang jantan selama menjaga telur-telur.

2. Membiarkan Induk Cupang Jantan saat Mengerami Telur

Cupang jantan tidak akan memakan telurnya kok, mereka hanya menjaga dan mengawasi agar. Mungkin Animalovers bertanya-tanya berapa lama telur ikan cupang menetas? Penetasan telur ikan cupang berkisar 3-4 hari. Induk harus memastikan jika tidak ada telur yang jatuh ke bawah atau dasar air karena akan membuat mereka kekurangan suhu yang pas. 

3. Mengawasi Induk Betina

Induk betina memiliki kecenderungan untuk memakan telur ikan sehingga ketika telur sudah keluar maka pemilik harus mengambil cupang betina. Biarkan cupang jantan fokus mengerami telurnya.

Penyebab Telur Ikan Cupang Gagal Menetas

Agar telur ikan cupang dapat menetas dengan tingkat yang tinggi, maka ada beberapa hal yang diperhatikan. Berikut beberapa penyebab telur cupang gagal menetas agar pemilik dapat mencegahnya:

1. Induk Jantan Tidak Bisa Merawat Telurnya

Ada beberapa cupang jantang yang tidak terlalu bisa menjaga telurnya. Mereka tidak memperhatikan telur yang jatuh, atau sang jantan yang mengira bahwa telur yang dijaganya dapat membahayakan. Sehingga Animalovers perlu sesekali mengecek apakah ikan mampu merawatnya atau tidak.

2. Induk Betina Memakan Telurnya

Ketika selesai membuahi maka ada biaknya induk betina langsung ditempatkan jauh dari telurnya. Mereka memiliki kebiasaan memakan telurnya sendiri.Jadi, sangat bahaya jika menyatukan induk betina dengan telur-telurnya. 

3. Munculnya Jamur Pada Telur

Beberapa parasit atau jamur dapat menyebabkan telur cupang tidak dapat menetas dan berkembang. Telur-telur seperti ini tidak akan bisa menetas. Sedikit tips, agar telur tidak terserang jamur Animalovers dapat memanfaatkan daun ketapang yang berfungsi agar telur menjadi aman pada saran gelembung. 

4. Telur Ikan Cupang Tenggelam

Telur ikan cupang yang jatuh tenggelam ke dasar air akan membuat telur tidak mendapatkan suhu yang pas dan sesuai. Suhu yang tidak sesuai akan menyebabkan telur tidak dapat berkembang sempurna dan menjadi gagal. Sehingga pastikan telur tetap berada pada buih yang dibuat oleh jantan agar suhunya tetap terjaga.

Perawatan Ketika Ikan Cupang Menetas

Gambar anakan ikan cupang yang baru menetas
Gambar anakan ikan cupang yang baru menetas (Sumber: Home Adelphi)

Burayak atau ikan-ikan kecil yang baru menetas ini harus dirawat. Agar burayak ikan cupang menjadi cepat besar maka harus memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

1. Memperhatikan Ukuran Wadah

Setelah menetas, burayak yang berumur 4 hari sudah dapat dipindahkan ke tempat yang lebih besar ke wadah dengan ukuran kecil. Ketika baru menetas, mereka sangat mudah terserang parasit karena pembusukan telur-telur yang menetas dan kotoran induknya sehingga harus dipindahkan. 

2. Memberi Makanan untuk Burayak

Makanan burayak adalah kutu air. Ukuran yang kecil akan memudahkan burayak ikan cupang untuk makan. Nantinya pada usaha 2 minggu dapat diberikan makanan seperti cacing sutra, namun dengan kutu air sebagai pakan ikan cupang utama.

3. Hal yang Harus Dilakukan Agar Burayak Cepat Dewasa

Agar burayak cepat besar, hal yang harus dilakukan dengan menaruh mereka pada kolam semen yang terdapat lumut dan tanah. Pada kondisi tersebut biasanya akan menghasilkan plankton yang menjadi pakan alami sehingga pertumbuhan burayak dapat menjadi lebih cepat.

Baca juga: Jenis Ikan Cupang & Gambarnya + Harga Terbaru 2022

Merawat telur cupang memang gampang-gampang susah sehingga sangat membutuhkan kesabaran dan teliti memantau perkembangan induk. Semoga kirat-kiat merawat telur cupang hingga menetas dapat menjadi referensi kamu ya, Animalovers. 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Cara Merawat Telur Ikan Cupang Hingga Menetas

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]