1. Fakta Unik

Makanan Favorit Kalajengking dan Fakta Mengenai Racunnya

Pernahkah Animalovers mimpi digigit kalajengking? Atau bahkan, pernah digigit kalajengking dalam dunia nyata? 

Hewan ini memang ditakuti oleh beberapa orang, tapi tak jarang justru dicari karena termasuk hewan eksotik dengan racun yang bermanfaat. Hewan ini bisa dijadikan hewan peliharaan seperti hewan-hewan eksotik yang lainnya. 

Yuk, cari tahu apa saja makanan kalajengking, fakta menarik tentang racun kalajengking, dan cara mengambil racun tersebut dari kalajengking yang agresif. Selengkapnya hanya di Animalogi!

Makanan Kalajengking di Alam Liar dan Peliharaan

Kalajengking merupakan hewan beruas delapan karnivora dengan makanan utamanya adalah serangga. Kalajengking berbagai jenis serangga, laba-laba, dan kadal. Mereka juga memakan binatang yang berukuran kecil, contohnya seperti tikus. Inilah beberapa penjelasan singkat tentang makanan dari kalajengking. 

1. Belalang

Belalang (sumber: Pixabay)
Belalang (sumber: Pixabay)

Jenis makanan kalajengking yang pertama adalah belalang. Serangga dengan ukuran yang lumayan besar ini digemari oleh kalajengking. Belalang juga biasa digunakan sebagai pakan hewan-hewan peliharaan lainnya. 

2. Jangkrik

Masih berupa serangga, makanan kalajengking yang kedua ialah jangkrik. Jangkrik dapat ditemukan dengan mudah di toko pakan burung. Selain itu, harga jangkrik juga sangat terjangkau. Satu ekor kalajengking dewasa biasanya makan 3-6 ekor jangkrik dalam seminggu. 

3. Laron

Laron adalah rayap yang bisa terbang. Keberadaan hewan ini memang ditentukan oleh musim. kawanan laron akan keluar di musim hujan. Serangga bersayap ini memiliki ukuran ideal untuk dijadikan sebagai pakan kalajengking. Namun, Animalovers perlu berhati-hati jika memilih laron sebagai makanan kalajengking karena kandungan proteinnya yang tinggi sehingga rentan menimbulkan obesitas.

4. Serangga Kecil

Makanan kalajengking yang keempat adalah serangga kecil. Kalajengking sebenarnya bukan hewan yang pemilih dalam urusan makanan. Kalajengking bahkan mau memakan serangga jenis apa saja yang ada di dekatnya ketika Ia tengah lapar. Kandungan yang ada pada setiap jenis serangga tentu berbeda. 

Oleh karena itu, selalu perhatikan jenis serangga yang akan dijadikan pakan kalajengking. Jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa serangga yang tak habis dimakan oleh kalajengking untuk menghindari datangnya semut yang dapat melukai kalajengking.

Fakta Racun Kalajengking

Racun Kalajengking (sumber: Pixabay)
Racun Kalajengking (sumber: Pixabay)

Setelah mengetahui apa saja makanan kalajengking, kini saatnya beralih ke informasi mengenai racun kalajengking berbahaya sekaligus bermanfaat.

1. Mahal

Melansir dari Business Insider, satu tetes racun kalajengking dibanderol dengan harga yang fantastis, yaitu $130. Ya, benar. Animalovers tidak salah membaca. Hanya 1 droplets atau 1 tetes, bukan menggunakan satuan pengukuran cairan yang lain.

Mengapa racun kalajengking sangat mahal? Alasan sebenarnya sangat sederhana. Yaitu karena racun kalajengking sangat sulit didapatkan. Satu ekor kalajengking bahkan hanya mampu menghasilkan kurang dari 2 miligram racun saja. 

Animalovers tidak perlu khawatir. 1 sengatan kalajengking saja tidak mampu membunuh seorang manusia yang sehat. Namun, sengatan tersebut lebih sakit daripada sengatan lebah dan berdampak buruk pada sistem saraf manusia. 

20 dari 25 kalajengking yang tersebar di dunia memiliki racun yang berbahaya. Sengatan dari spesies berbahaya dapat menyebabkan kelumpuhan, kejang yang parah, ketidakteraturan detak jantung, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian. Penawar racun biasanya tersedia di daerah di mana kalajengking berbahaya hidup.

2. Menjadi Potensi Terobosan di Dunia Medis

Sejauh ini, beberapa kandungan yang telah ditemukan dalam racun kalajengking adalah chlorotoxin, scorpion, dan gliotoxin. Ketiganya merupakan racun yang sangat mematikan dalam dosis tertentu, tetapi secara bersamaan mempunyai manfaat dalam dunia medis.

Chlorotoxin misalnya. Ukuran molekul zat ini diklaim dapat mengikat sel kanker tertentu yang ada di tulang belakang dan otak sehingga deteksi dini akan lebih mudah dilakukan.

Peneliti juga menemukan bahwa Scorpine dapat digunakan untuk menghilangkan zat ‘malaria’ pada nyamuk. Penelitian pun tetap dilanjutkan seiring banyak temuan bermanfaat akan racun yang satu ini. 

Cara Mengambil Racun Kalajengking

Mengambil Racun Kalajengking (sumber: Pixabay)
Mengambil Racun Kalajengking (sumber: Pixabay)

beberapa kalajengking memang dibudidayakan untuk diambil racunnya. Prosedur pengambilan racun kalajengking tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau asal-asalan. Berikut adalah cara mengambil racun kalajengking yang aman dilakukan bagi non-profesional.

Tidak ada batasan usia yang menyebutkan kapan kalajengking dapat diambil racunnya. Pengambilan racun dilakukan dengan merangsang abdomen kalajengking atau memberikan kejutan listrik pada ekornya. Itupun racun yang dikeluarkan sangat sedikit. 

Waktu pengambilan racun juga tidak bisa dilakukan dengan serampangan. Harus ada jeda setelah mengambil racun pada satu  ekor kalajengking. Karena jika dipaksakan, ini sama saja dengan membunuh kalajengking secara perlahan. Idealnya, satu ekor kalajengking bisa diambil racunnya sebanyak 2-3 kali dalam seminggu dengan asupan nutrisi yang berkualitas.

Di beberapa negara, telah ditemukan cara pengambilan racun kalajengking yang lebih aman, efektif, dan efisien menggunakan sebuah robot otomatis yang bernama ES-4®, yang merupakan robot ringan dan portable yang dapat digunakan baik di dalam lab atau di lapangan sekalipun.

Apabila belum berpengalaman, disarankan untuk tidak secara asal mengambil atau mengekstrak racun kalajengking tanpa pengawasan. 

Baca Juga: Harga Anjing Golden Retriever 2022, Jenis, Makanan, & Cara Merawat

Itulah tadi ulasan lengkap tentang makanan kalajengking, racun kalajengkin, hingga cara mengekstrak racun kalajengking. Jangan mengambil racun kalajengking dengan alasan coba-coba atau tanpa persiapan yang baik, ya, karena tindakan tersebut sangat berisiko.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Makanan Favorit Kalajengking dan Fakta Mengenai Racunnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]