1. Reptil

10 Jenis Kura-Kura Lucu yang Cocok Dipelihara di Rumah

Hewan reptil saat ini memang tengah populer di kalangan masyarakat. Selain karakteristik dan tampilan yang eksotik, beberapa hewan eksotik cenderung jarang dipelihara dan susah dicari. 

Salah satu yang bisa dijadikan contoh adalah kura-kura. Reptil satu ini agak kurang mendapat sorotan, tetapi memiliki keunikan dalam corak tempurungnya sehingga bisa dijadikan opsi hewan peliharaan eksotik.

Perbedaan Kura-Kura dan Penyu

Perbedaan Kura-Kura dan Penyu (sumber: Pixabay)
Perbedaan Kura-Kura dan Penyu (sumber: Pixabay)

Sebelum beranjak ke jenis kura kura, ada baiknya kita dapat membedakan kedua satwa ini lebih dulu yang memang susah-susah gampang. Apa saja perbedaan kura-kura dan penyu?

  1. Habitat, kura-kura biasanya tinggal di darat, sementara penyu menghabiskan sebagian besar waktunya di air.
  2. Bentuk kaki, penyu dan kura-kura memiliki bentuk kaki yang amat sangat berbeda. Penyu memiliki kaki yang berfungsi sebagai sirip, kura-kura memiliki kuku-kuku tajam pada jari kakinya.
  3. Umur atau Lifespan, kura-kura memiliki umur yang jauh lebih panjang daripada penyu. 
  4. Kura kura berkembang biak dengan cara bertelur, begitu pula dengan penyu karena keduanya termasuk hewan ovipar. 

Inilah 10 Jenis Kura-Kura Lucu yang Cocok Dipelihara di Rumah

Jenis Kura Kura 1: Alligator

Jenis kura-kura yang pertama ini memiliki tampilan fisik yang garang dan mirip seperti hewan purba. Cangkangnya lebih menonjol yang memberikan kesan seperti duri. 

Kura-kura ini memiliki tampilan paling seram dan terkesan buas dibandingkan yang lain. Kura-kura Alligator memiliki habitat asli di Amerika Serikat. Kura-kura air tawar yang memiliki nama latin Alligator snapping turtle (AST) dapat tubuh hingga mencapai 80 cm. Lumayan besar, bukan?

Jenis Kura Kura 2: Brazil

Masih sama seperti jenis kura-kura sebelumnya, kura kura Brazil juga berasal dari Amerika Serikat. Trachemys scripta elegans’ atau kura kura Brazil memiliki panjang tubuh sekitar 40 cm. Dalam segi penampilan, kura-kura ini memiliki cangkang dengan paduan warna hijau dan kuning yang eksotik. 

Kura kura Brazil termasuk pemakan segala. Makanan kura-kura brazil dapat berupa ikan kecil, pelet, hingga sayuran dan buah-buahan.

Rentang usia kura kura Brazil juga cukup lama, sekitar 20-30 tahun sebagai peliharaan. Di pasaran, kura kura Brazil ini dibanderol mulai dari 50.000 rupiah. 

Jenis Kura Kura 3: Leopard

Mendengar namanya, pasti langsung membayangkan salah satu hewan karnivora, yaitu leopard. Hal ini karena dalam cangkang mereka terdapat bintik-bintik hitam yang mirip leopard. Kura-kura ini termasuk kura-kura herbivora. 

‎Kura-kura macan tutul adalah spesies kura-kura terbesar keempat di dunia, dengan orang dewasa khas mencapai 40 cm dan berat 14 kg. Kura-kura yang berasal dari Afrika ini tidak menyukai suasana lembap karena mereka sangat rentan terserang penyakit di habitat tersebut.

Jenis Kura Kura 4: Sulcata

Jenis kura-kura yang keempat adalah kura kura Sulcata. ‎Kura kura Sulcata‎‎ adalah spesies kura-kura terbesar ketiga di dunia setelah ‎‎kura-kura Galapagos‎‎, dan ‎‎kura-kura raksasa Aldabra‎‎. ‎‎Bahkan, mereka bisa hidup lebih dari 70 tahun‎.

Jenis kura kura lainnya yang bisa dijadikan pilihan ini berasal dari daerah gurun pasir Afrika. Kura kura Sulcata bukan termasuk omnivora, tetapi herbivora. Makanan kura kura Sulcata adalah rumput dan tumbuh-tumbuhan.

Jenis Kura Kura 5: Ambon

Kura-kura Batok alias Kuya Ambon ini memiliki tempurung yang lumayan bulat dan cenderung meninggi. Kura-kura ini memiliki nama latin Cuora amboinensis.Kura-kura ini sering dijadikan hewan peliharaan. Dengan tiga corak garis putih di kepalanya serta tiga buah tonjolan pada tempurungnya, membuat kura-kura ini dapat dengan mudah diidentifikasi.

Lifespan kura-kura Ambon dapat mencapai 30 tahun. Perlu diketahui bahwa kura-kura ini termasuk kura-kura air tawar.

Jenis Kura Kura 6: Forsteni

Kura-kura ini memiliki nama latin Indotestudo forsteni. Tidak seperti beberapa jenis kura-kura yang lainnya, kura-kura darat ini merupakan satwa endemik asal Sulawesi. Mereka biasanya tersebar di hutan maupun lembah-lembah di Sulawesi. 

Ciri-ciri kura-kura forsteni yang paling kasat mata adalah mempunyai tempurung berwarna kuning bermotif hitam kotak serta tidak beraturan pada seluruh sisi tempurung. Warna kepalanya cenderung kekuningan. Ukuran tubuh mereka adalah sekitar 25 cm. Karena keunikannya, hewan ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal, mulai dari Rp 3 juta sampai  Rp 6 juta.

Jenis Kura Kura 7: Indian Star

Siapa yang mengira bahwa ditengah corak tempurungnya yang menarik, kura-kura ini termasuk dalam satwa yang terancam punah? Geochelone elegans atau kura-kura Indian Star ini memiliki corak unik seperti bintang yang menyelimuti tempurungnya. Seperti namanya, kura-kura ini merupakan satwa endemik dari kawasan Asia Selatan.

Ukuran kura-kura Indian Star beragam, tetapi rata-rata adalah sekitar 15-30 cm. Kura-kura darat ini dapat hidup hingga 80 tahun lamanya. 

Jenis Kura Kura 8: Cherry Head

Nama Cherry Head memang terdengar lucu dan menggemaskan. Kura-kura Cherry Head adalah kura-kura yang banyak ditemukan dan tersebar di Paraguay Tenggara. Kura-kura ini juga memiliki lifespan  yang lama, hingga 50 tahun. Kura-kura ini tinggal di lokasi dengan tingkat kelembapan yang tinggi. 

Ciri khas dari kura-kura ini adalah corak oranye yang sekilas mirip seperti Cherry di sekujur tubuh, termasuk kepalanya. Oleh karena itu, kura-kura ini memiliki nama Cherry Head Tortoise.

Jenis Kura Kura 9: Matahari

Dengan tempurung unik yang eksotis dan berduri tajam di pinggirannya, membuat kura-kura ini banyak diincar pecinta reptil. Kura-kura ini adalah satu dari beberapa kura-kura endemik Asia Tenggara.

Kura-kura ini banyak tersebar di wilayah Sumatera dan Kalimantan dengan berat tubuh yang bisa mencapai 2 kg dan ukuran tubuh hingga 25 cm. Di Pet Shop, kura-kura ini memiliki rentang harga 300 – 700 rupiah.

Jenis Kura Kura 10: Pipi Putih

Kura-kura air tawar ini tersebar mulai dari wilayah Thailand hingga Indonesia. Kura-kura pipi putih ini mempunyai nama latin Siebenrockiella crassicollis. Disebut kura-kura pipi putih karena di bagian mata dan pipi terdapat bercak-bercak putih serta adanya garis putih yang melingkar di sekitar bagian abdominalnya. 

Cara Merawat Kura-Kura

Cara Merawat Kura-Kura (sumber: Pixabay)
Cara Merawat Kura-Kura (sumber: Pixabay)

Setelah mengetahui jenis-jenis kura kura serta perbedaanya dengan penyu, kini saatnya beralih ke cara merawat kura-kura peliharaan.‎

1. Periksakan Ke Dokter

Langkah pertama yang justru paling penting ini seringkali diabaikan. Setelah mendapatkan kura-kura sebagai hewan peliharaan, hal yang harus Animalovers lakukan adalah memeriksakan kura-kura tersebut ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan darah serta tinja. Hal ini penting dilakukan karena kura-kura seringkali membawa penyakit yang bukan tidak mungkin bisa menular kepada manusia. 

2. Sediakan Kandang yang Ideal

Bagaimana kondisi kandang yang ideal bagi kura-kura? Kandang yang ideal bergantung pada ukuran dan besar kura-kura milik Animalovers. Ukuran yang biasa digunakan adalah sebesar tiga kali besar cangkang kura-kura. Animalovers bisa menyediakan kandang yang lebih besar agar kura-kura dapat lebih bebas bergerak.

Kandang bisa ditempatkan dimanapun, baik indoor atau outdoor, tergantung faktor keamanan lingkungan, kelembaban dan suhu lingkungan sekitar. Animalovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan terlebih dahulu

Selain itu, penggunaan tangki akuarium tidak direkomendasikan bagi kura-kura. Ukuran akuarium cenderung terlalu tinggi dan menyulitkan aliran udara. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kandang secara rutin, kira-kira tiga kali dalam seminggu.

3. Sediakan Tempat Persembunyian

Cara merawat kura-kura yang selanjutnya adalah dengan menyediakan tempat persembunyian bagi kura-kura pada kandang mereka, seperti contohnya ‘kotak persembunyian’. ‎Kura-kura menggunakan kotak-kotak ini sebagai tempat berlindung untuk bersembunyi, terutama di malam hari. Ini memberi mereka perasaan aman dan mengurangi stres.‎

4. Perhatikan Suhu dan Kelembaban 

Sejatinya, semua kura-kura membutuhkan suhu yang cenderung lembab di dalam kandang mereka serta tempat untuk berjemur, dan berlindung, baik paparan UVA atau UVB. Jauhkan kura-kura dari paparan sinar matahari langsung dalam kurun waktu yang lama. Apabila hanya dalam beberapa menit, hal ini justru disarankan karena berjemur baik untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh mereka.‎

5. Berikan Mereka ‘Teman’

Selain aspek kandang dan kesehatan tubuh mereka, kura-kura bukan hewan yang suka menyendiri. Untuk mengurangi risiko stres, berikan kawan yang masih berasal dari satu jenis. Walaupun jika berbeda jenis, kura-kura masih tetap bisa berbaur satu sama lain. 

Makanan Kura-Kura

Makanan Kura-Kura (sumber: Pixabay)
Makanan Kura-Kura (sumber: Pixabay)

‎Kura-kura pada umumnya omnivora, mereka dapat mencerna protein nabati dan hewani. Beberapa contoh jenis makanan yang baik bagi kura-kura, adalah::‎

1. ‎Makanan Kura-Kura Kemasan 

Makanan kura-kura atau reptil dalam kemasan telah banyak dijual di pasaran. Tawarkan sedikit makanan kemasan ini untuk menghindari porsi makan berlebihan atau mengotori air terlalu banyak. Hentikan ketika kura0kura telah menunjukkan sinyal rasa kenyang.

2. Makanan yang Tinggi ‎Protein‎‎

Makanan tinggi protein penting bagi kura-kura. Beri makan kura-kura jangkrik atau cacing makan atau ikan pengumpan sesekali untuk variasi. Kura-kura menyukai sensasi memangsa atau ‘berburu’ mangsa yang masih hidup.

3. Sayur-Sayuran‎‎

Berikan variasi sayuran kurang lebih tiga atau empat kali seminggu, sajikan 1 hingga 2 sendok teh sayuran hijau gelap seperti kangkung, pakcoy, atau sawi hijau. Singkirkan Sayuran yang tidak mereka makan dalam waktu empat jam.‎

Sebenarnya, porsi sayuran bergantung pada spesies kura-kura Anda, sekitar 80% dari makanan harian kura-kura peliharaan harus berupa sayuran segar seperti kale, bayam, sawi, dan collard greens. Animalovers juga bisa memberikan sedikit paprika hijau atau kuning, ubi jalar, labu atau kembang kol. Sediakan sayuran segar setiap hari.‎

4. ‎Buah-Buahan‎‎

Buah beri, melon, kiwi, jeruk dan buah-buahan lainnya harus mengisi 5-10% dari diet kura-kura. Sama seperti sayuran, berikan buah-buahan untuk mencukupi nutrisi sekaligus sebagai variasi.

5. ‎Vitamin dan Suplemen‎

‎Kalsium dan vitamin A penting untuk kura-kura. Beri kura-kura bubuk kalsium 2-3x seminggu dan debu dengan multivitamin reptil sebanyak 2 kali dalam sebulan, atau seperti yang diinstruksikan oleh dokter hewan Animalovers.

Baca Juga: Tahukah Kamu Apa Saja Ciri Ciri Bunglon? Yuk, Cari Tahu!

Itulah informasi lengkap seputar cara merawat kura kura beserta jenis-jenisnya agar Animalovers tidak salah lagi dalam perawatan hewan reptil eksotik yang satu ini.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: 10 Jenis Kura-Kura Lucu yang Cocok Dipelihara di Rumah

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]