1. Hewan Lainnya

Perhatikan Ciri-Ciri dan Cara Merawat Sugar Glider Berikut!

Hewan eksotik memang opsi terbaik bagi orang-orang yang ingin memiliki peliharaan yang unik dan antimainstream. Hewan eksotik merupakan hewan yang memiliki habitat di alam bebas dan tidak lazim dipelihara. Peliharaan hewan eksotik saat ini tengah menjadi tren. Namun, tidak semua hewan jenis ini boleh dan legal dipelihara oleh masyarakat. Ada tata cara perawatan khusus bagi hewan ini yang tidak boleh disepelekan bagi sang pemilik.

Memiliki hewan peliharaan eksotik tidak selamanya selalu merepotkan. Asalkan Animalovers telah mengetahui lebih jauh tentang hewan tersebut beserta kebiasaan mereka, pastilah secara perlahan akan mudah dan terbiasa. Sugar glider salah satu contohnya. Hewan mirip tupai ini menjadi salah satu hewan eksotik favorit karena fisiknya yang mungil dan menggemaskan.

Sugar Glider, Hewan Peliharaan Imut yang Kini Banyak Dicari

Siapa yang tak gemas jika melihat hewan mungil mirip tupai yang satu ini? 

Sugar glider memang tengah naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Penampilannya yang mungil ditambah kemampuannya untuk ‘meluncur’ karena membran tipisnya membuat sebagian orang tertarik untuk memelihara hewan eksotik yang satu ini. 

Hewan menggemaskan ini seringkali dikira tupai karena kebiasaan dan penampilan keduanya yang sangat mirip. Namun faktanya, sugar glider dan tupai tidak memiliki kekerabatan yang dekat. 

Bagi Animalovers yang baru saja memutuskan untuk memiliki sugar glider, penting untuk mengetahui bagaimana cara merawatnya karena perawatan sugar glider cenderung susah-susah gampang. Bagaimana cara merawat sugar glider bagi pemula? Bagaimana cara merawat sugar glider yang baik dan benar? Cari tahu jawaban selengkapnya hanya di Animalogi!

Ciri-Ciri Sugar Glider

Ciri-Ciri Sugar Glider (sumber: @pokeuni_sugar.g on Instagram)
Ciri-Ciri Sugar Glider (sumber: @pokeuni_sugar.g on Instagram)

Tak hanya mengetahui cara merawat sugar glider secara praktikal, penting bagi para sugar glider lovers untuk mengetahui ciri-ciri sugar glider secara general. Ada beberapa kebiasaan sugar glider yang perlu dipahami agar dapat memberikan perawatan yang optimal.

  1. Sugar glider (Petaurus breviceps) adalah salah satu hewan eksotik yang termasuk mamalia. Sugar glider betina memiliki kantong pada perutnya seperti kanguru yang berfungsi untuk merawat anakan sugar glider.
  2. Sugar glider adalah hewan omnivora, yaitu hewan pemakan segala. Meskipun sugar glider menyukai makanan-makanan manis, alangkah lebih baik untuk memberikan diet seimbang untuk mencukupi kadar protein dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan sugar glider. 
  3. Umumnya, bagian dorsal (punggung) sugar glider didominasi dengan warna abu-abu serta garis hitam yang melintang searah dengan tulang belakang. Untuk bagian ventral (dada) berwarna putih tulang. 
  4. Sugar glider mampu hidup hingga 3-14 tahun, bahkan di alam liar sekalipun.
  5. Identik dengan penampilannya yang imut, berat sugar glider hanya berkisar 4-6 ons dengan tinggi 6-8 inci. Ukuran jantan mereka lebih besar daripada betina.
  6. Sugar glider memiliki membran tipis yang membentang dari tangan hingga kaki untuk melompat atau meluncur di antara pepohonan. Sugar glider juga mempunyai ekor yang panjang dan tebal sebagai alat keseimbangan saat melompat.

Cara Merawat Sugar Glider

Sugar Glider (sumber: @fukumomo_yuki on Instagram)
Sugar Glider (sumber: @fukumomo_yuki on Instagram)

Seusai mengenal lebih jauh tentang ciri-ciri sugar glider, sekarang saatnya Animalovers mengetahui bagaimana cara merawat sugar glider yang baik dan benar. Yuk, 

1. Sediakan Kandang yang Luas

Cara merawat sugar glider bagi pemula yang pertama adalah perihal kandang sugar glider di rumah. Pilihlah kandang dengan ukuran yang besar. Kandang yang luas dan lebar akan menghasilkan kesan yang lega sehingga mendukung pergerakan aktif dari hewan peliharaan. Serupa halnya dengan sugar glider. 

Di alam bebas, mamalia ini memiliki kebiasaan untuk membuat sarang di pepohonan yang relatif tinggi. Tubuh mungil mereka bahkan dapat melompat hingga jarak 50m. Maka dari itu, mereka memerlukan kandang yang memiliki ukuran relatif besar, kurang lebih 60 x 40 x 40 cm dengan jarak antar jerujinya minimal 1,25 cm. 

Sebagai tempat tidurnya, berikan kantung tidur yang diikatkan di kedua sisi kandang. Hindari penggunaan kandang dari bahan galvanis karena berisiko berkarat yang akan membahayakan sugar glider. Pilihlah kandang yang memiliki jeruji horizontal untuk panjatan dan pijakan mereka, atau sebagai gantinya, Animalovers bisa memberikan ranting buatan yang tebal.

2. Variasikan Pakan

Cara merawat sugar glider selanjutnya adalah tentang pentingnya nutrisi yang masuk. Seperti yang sudah Animalovers ketahui, sugar glider adalah hewan omnivora yang memakan segalanya. Baik sayuran, buah-buahan, hingga serangga. Menurut penelitian, sugar glider membutuhkan asupan gizi hanya sekitar 15-20% dari berat tubuh mereka, yang notabene merupakan jumlah yang kecil. Oleh karena itu, memvariasikan pakan penting bagi sugar glider.

Sugar glider menyukai buah-buahan, terutama buah-buahan yang memiliki rasa manis dan berair, seperti semangka dan melon. Untuk asupan proteinnya, Animalivers bisa memberikan jangkrik yang masih setengah hidup atau ulat hongkong yang dapat dibeli di toko pakan burung terdekat. Penggunaan vitamin juga diperbolehkan, tetapi selalu konsultasikan dengan dokter hewan terlebih dulu.

3. Sugar Glider juga Perlu ke Dokter

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Seperti hewan peliharaan yang lainnya, sugar glider bisa terserang berbagai macam penyakit apabila salah perawatan dan kesehatannya tidak pernah dipantau. Catat dokter hewan yang membuka praktek di sekitar tempat tinggal Animalovers. 

Walaupun tidak pernah sakit, lakukan check up atau pemeriksaan rutin pada sugar glider. Sedikitnya sekali dalam satu tahun. Selain sebagai tindakan preventif, rutin memeriksakan sugar glider ke dokter hewan dapat memperpanjang umur mereka.

4. Mulai Berinteraksi dengan Sugar Glider. 

Pada awalnya, hewan ini mungkin akan berlari dan malu-malu ketika digendong. Atau mungkin pada beberapa kasus, sugar glider bisa lumayan buas dan agresif sehingga sulit diajak berinteraksi. Animalovers tidak perlu khawatir. Dengan usaha bonding atau membangun ikatan yang konsisten, sugar glider pasti akan lebih jinak dan tidak malu-malu lagi ketika diajak bermain. 

  • Bersedia membangun ikatan dengan sugar glider adalah satu dari beberapa cara merawat sugar glider yang baik dan benar.  Lakukan beberapa hal untuk membangun ikatan, seperti:
  • Memberi makan dengan tangan/handfeeding
  • Sering mengajaknya bermain. Lakukan di waktu yang tepat karena sugar glider adalah hewan nokturnal yang aktif di malam hari.
  • Memanggil sugar glider dengan nama yang telah diberikan.
  • Tidak jijik dan panik ketika dikencingi. Ini mereka lakukan sebagai upaya menandai teritorial mereka.
  • Tidak sering bergonta-ganti parfum karena sugar glider akan jinak jika telah hafal ‘aroma’ si pemilik. 

5. Bergabung ke Komunitas

Cara merawat sugar glider yang terakhir ialah dengan mencari komunitas. Pecinta hewan-hewan eksotik biasanya selalu memiliki komunitas untuk saling berbagi pengalaman serta aktivitas yang lainnya. Animalovers bisa mencoba mencari komunitas pecinta sugar glider yang ada di region tempat tinggal kalian. 

Bergabung ke komunitas jelas memiliki banyak manfaat. Selain mendapatkan saran dari sesama pemilik sugar glider, jika suatu saat tengah mengalami kesulitan dalam perawatannya, Animalovers tidak akan kebingungan untuk mencari ‘pertolongan’ sekaligus tempat bertanya yang lebih valid daripada internet.

Baca juga: Memelihara Sugar Glider? Ketahui 14 Makanan Sugar Glider Ini

Itulah cara merawat sugar glider bagi pemula. Jangan lagi kalian risau dan bingung saat merawat sugar glider kesayangan, ya. Awalnya memang sedikit ribet, tetapi seiring waktu, Animalovers pasti akan bisa dan terbiasa, kok!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Perhatikan Ciri-Ciri dan Cara Merawat Sugar Glider Berikut!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]