1. Kucing

7 Cara Mengobati Kucing Flu yang Wajib Kamu Ketahui!

Penyakit flu dapat menyerang manusia dan hewan, tidak terkecuali kucing. Jika dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan, flu dapat berujung pada kematian. Animalogi hadir untuk memberi kamu beberapa cara mengobati kucing flu, mulai dari cara alami sampai cara medis. Yuk, Animalovers simak artikel di bawah ini!

7 Cara Mengobati Kucing Flu yang Wajib Kamu Tahu

1. Jemur Kucing

Jemur Kucing (sumber: Pexels)
Jemur Kucing (sumber: Pexels)

Cara mengobati kucing flu yang pertama adalah dengan rutin menjemur kucing. Kamu dapat mempercepat penyembuhan flu pada kucing dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Penjemuran kucing ini dapat membantu membasmi kuman penyebab flu dan menjaga kehangatan dari suhu tubuh kucing. 

Cara mengobati kucing flu ini juga dapat diterapkan ketika kamu sendiri terserang penyakit flu. Sebagai saran, kamu dapat menjemur kucing pada pagi hari sekitar pukul 8 atau 9 dengan durasi penjemuran 10-15 menit. Sinar matahari pagi sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun kucing sehingga dapat membantu proses penyembuhan flu. 

2. Menjaga Lingkungan Kucing

Salah satu cara mengobati kucing flu adalah dengan menjaga lingkungan kucing. Flu yang terjadi pada kucing biasanya menyebabkan kesulitan bernapas. Kamu dapat mengatur rumah untuk tetap lembab supaya kucing menjadi lebih nyaman untuk bernafas. Jika ada, kamu dapat mengatur kelembaban menggunakan humidifier atau alat pelembab ruangan lainnya.

Selain itu, kamu dapat memberi kucing home remedies berupa uap supaya memperlancar pernafasan yang tersumbat. Home remedies ini dapat kamu lakukan dengan membawa kucing ke kamar mandi yang sudah tersedia air panas, baik dalam bak atau shower. Kamu tidak perlu memandikan kucing, cukup diamkan kucing di dalam ruangan beruap ini selama 10-15 menit beberapa kali dalam sehari.

Jika kucing meronta-ronta dan memberontak, kamu dapat langsung mengeluarkannya dan melanjutkan ke sesi pengobatan berikutnya. Paksaan terhadap kucing hanya akan memperparah keadaan karena membuat kucing stress dan sistem imun tubuh menurun.

Selain itu kamu juga dapat menjaga kucing kesayangan yang terkena flu untuk tetap tinggal di dalam ruangan. Menurut penelitian, kucing yang tinggal di dalam ruangan memiliki rentan usia sampai 15 tahun, usia ini jauh lebih lama jika dibandingkan kucing-kucing liar.

Kebanyakan kucing liar yang ada di jalanan memiliki resiko untuk tertular parasit, bakteri, virus, dan abses lebih kecil. Selain itu, kucing juga dapat terpapar racun atau tertabrak kendaraan. Jadi, kamu perlu untuk menjaga kucing tetap di dalam rumah.

3. Membawa Kucing ke Dokter Hewan

Membawa Kucing ke Dokter Hewan (sumber: Pexels)
Membawa Kucing ke Dokter Hewan (sumber: Pexels)

Cara mengobati kucing flu yang menggunakan obat-obatan medis hanya boleh dilakukan tenaga ahli, seperti dokter hewan. Kamu dapat menghubungi dokter hewan langganan untuk memberikan bantuan medis jika melihat bahwa gejala flu pada kucing tidak kunjung menghilang setelah 5-7 hari.

Kamu juga dapat membawa kucing kesayang ke dokter jika kucing tidak mau makan, sesak nafas, dan mengalami dehidrasi. Semakin cepat kamu membawa kucing ke dokter, semakin mudah dokter mengatasi keluhan kucing.

Dokter hewan biasanya akan melakukan beberapa tes kesehatan jika mengidentifikasi infeksi serius pada kucing yang terserang flu. Kucing akan melakukan tes darah, tes elektrolit jika kucing mengalami dehidrasi parah, tes urin, tes kimia untuk mengetahui kinerja organ tubuh, tes virus defisiensi kucing atau tes leukemia kucing.

4. Memberikan Racikan Cuka Apel atau Madu

Kamu juga perlu mengetahui cara mengobati kucing flu dengan bahan alami. Cuka apel dan madu adalah beberapa obat alami yang dapat meredakan flu kucing. Madu dapat menjadi salah satu obat alami yang meredakan flu dan pilek pada kucing. 

Madu bukan hanya untuk mengobati berbagai penyakit manusia, tapi juga untuk kucing. Kamu dapat memberikan madu pada kucing setiap 4 jam sekali. Racikan menggunakan madu ini dapat kamu berikan secara langsung pada kucing atau mencampurkannya dengan air minum. Tidak perlu banyak, kamu dapat memberikannya sedikit saja.

Beberapa kucing ada yang anti dengan bau madu karena terlalu manis. Jangan paksa kucing untuk meminumnya atau kamu dapat mencari alternatif lainnya. Kamu dapat mencoba memberikan cuka apel untuk obat alami kucing.

Cara mengobati kucing flu menggunakan capel terkenal dapat memberikan manfaat menjaga kestabilan pH tubuh. Penggunaan cuka apel sebagai obat flu kucing alami juga sangat mudah. Kamu hanya perlu mencampurkan setengah sendok teh cuka apel ke dalam makanan basah atau bahkan minuman kucing.

5. Memberi Makanan Bergizi

Cara mengobati kucing flu berikutnya adalah memberikan nutrisi terbaik untuk kucing. Kamu perlu menjaga kucing supaya tetap mengkonsumsi makanan bergizi dan penuh nutrisi. Hal ini tentunya sangat bagus untuk proses penyembuhan kucing supaya menjadi lebih sehat. Kamu perlu memberikan makanan kucing dengan nutrisi yang cukup supaya kucing menjadi sehat dan ceria. Kamu dapat memberikan makanan yang mengandung vitamin B supaya tenaga kucing meningkat dan menjadi lebih sehat. 

Ketika sakit, kebanyakan kucing akan mengalami tidak nafsu makan. Kucing tidak mau menyentuh makanan, bahkan makanan kesukaannya sekalipun. Namun, kamu tidak boleh membiarkan kucing tidak makan.

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan nafsu makan kucing:

  • Menghangatkan makanan terlebih dahulu untuk meningkatkan aroma
  • Kamu dapat mencampurkan air ke dalam makanan basah untuk mengimbangi kebutuhan cairan dari kucing
  • Memancing kucing kesayanganmu menggunakan makanan basah atau snack favorit
  • Memberi makanan khusus masa recovery, biasanya berupa makanan basah kaleng yang memiliki aroma menyengat

6. Rutin Membersihkan Badan Kucing

Cara mengobati kucing flu yang tidak kalah penting adalah dengan rutin membersihkan tubuh kucing. Kamu dapat membersihkan area mata dan hidung kucing. Flu membuat bagian mata dan hidung menjadi kotor serta berlendir. Hal ini terjadi akibat adanya peradangan.

Kotoran mata dan hidung yang menumpuk dapat membuat kucing tidak nyaman. Hal ini juga menjadikan sumber penyakit baru pada kucing. Oleh karena itu, kamu perlu rutin untuk membersihkan kucing, terutama pada bagian hidung dan mata. 

7. Memberikan Vaksin untuk Si Kucing

Setelah mendapat pengobatan dari dokter kucing, kucing perlu memulihkan kesehatannya dengan multivitamin yang disarankan dokter. Beberapa obat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh kucing adalah vitamin C dengan takaran khusus kucing atau Nutriplus Gel. Setelah kucing pulih, kamu dapat melakukan vaksinasi rutin supaya kucing terhindar dari penyakit serupa.

Baca juga: Mengenal Penyakit Kutu Kucing Pada Manusia, Berbahayakah?

Demikian pembahasan Animalogi tentang cara mengobati kucing flu yang perlu kamu ketahui. Kamu perlu mengenal gejala awalnya supaya dapat mendeteksi flu pada kucing dan kucing dapat ditangani dengan cepat. Semoga penjelasan kali ini bermanfaat untuk kamu!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: 7 Cara Mengobati Kucing Flu yang Wajib Kamu Ketahui!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]