1. Burung

14 Jenis Burung Hantu dan Alasan Mengapa Kamu Tidak Boleh Memeliharanya

Burung hantu adalah hewan unik yang lebih sering beraktivitas ketika malam hari. Mereka sangat senang memakanan hewan-hewan pengerat, seperti tikus. Bagi Animalovers yang tertarik dengan hewan yang satu ini, yuk cek informasi lengkapnya.

Burung Hantu, Si Hewan Nokturnal Menggemaskan

Burung terbang
(Sumber: Pixabay)

Burung hantu termasuk dalam anggota ordo Strigiformes. Mereka pemakan daging yang terkenal buas dan merupakan hewan yang hidup pada malam hari. Rata-rata spesies ini  telah menyebar di seluruh dunia, terkecuali di pulau-pulau terpencil.

Berdasarkan maknanya, burung hantu dianggap sebagai simbol yang melambangkan kebijaksanaan. Di Indonesia sendiri hewan ini sering dianggap sebagai pertanda datangnya maut, hal inilah yang menjadi cikal bakal namanya yakni “hantu”.

Mereka pada dasarnya terlihat seperti patung karena jarang bergerak. Ketika siang hari mereka biasanya tidur di bawah dedaunan dan akan sangat aktif pada malam hari.

Burung ini sering dimanfaatkan oleh petani untuk membasmi tikus di daerah pertanian. Hal ini ternyata lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan sarang ataupun racun tikus. Menggunakan mereka pun sebenarnya terkesan lebih murah dan praktis, dalam satu tahun saja satu ekor burung dapat memakan 1300 ekor tikus.

14 Jenis & Gambar Burung Hantu 

Indonesia terkenal dengan kekayaan satwa yang beragam. Beberapa jenis burung hantu bahkan ada yang berasal asli dari Indonesia dengan ciri khasnya yang unik dan berbeda dibanding dengan yang lain. Agar Animalovers tidak penasaran, berikut jenis-jenis burung hantu yang dilindungi serta yang dapat kamu pelihara.

 1. Serak Jawa

serak jawa
Gambar burung hantu serak jawa (Sumber: Wikipedia)

Nama lain dari serak jawa adalah barn owl. Mereka memiliki tubuh berukuran sedang dengan sayap yang panjang bulat, dan ukuran ekor yang sangat pendek. Seperti burung hantu pada umumnya, kaki dari serak jawa ini sangat kokoh dan tajam.

Jika Animalovers lihat sekilas mereka sangat pucat dengan mata yang hitam gelap. Mereka biasanya hidup di perkebunan dan hutan yang jauh dari aktivitas manusia. Ketika mencari makanan mereka biasanya akan terbang dengan sangat rendah dengan gaya melayang khas serak jawa.

2. Serak Bukti

Oriental bay owl atau burung wowo-wiwi adalah salah satu jenis burung hantu. Mereka memiliki ciri-ciri wajah yang terlihat seperti ular sendok, bagian tubuh atas didominasi oleh warna coklat dan terdapat bintik-bintik berwarna hitam dan putih. Berbeda dengan serak jawa yang hanya makan hewan kecil atau pengerat, serak bukti lebih senang memangsa hewan yang lumayan besar besar seperti ular dan serangga besar lainnya.

3. Cepluk Merak

Cepluk Merak
(Sumber: Wikipedia)

Salah satu jenis burung hantu yang paling banyak ditemui di berbagai wilayah Indonesia adalah celepuk merak. Mereka biasanya sangat banyak di daerah hutan dataran rendah. Ciri-ciri utama dari burung ini adalah memiliki warna kemerahan pada bagian kepalanya dan terdapat corak stip hitam dan putih pada bagian bulunya.

4. Beluk Jampuk

Beluk Jampuk
Beluk Jampuk (Sumber: Wikipedia)

Burung hantu terbesar adalah beluk jampuk atau yang biasa disebut juga sebagai burung hingkik. Ukuran mereka bahkan bisa mencapai 45 cm. Ciri-ciri utama dari beluk jampuk adalah memiliki warna bulu abu-abu dengan telinga horizontal yang bahkan ketika dilihat sekilas akan sangat mencolok. Mereka biasanya senang memakan ikan, burung, dan reptil yang berukuran kecil.

5. Beluk Watu Jaya

Beluk watu jaya adalah hewan asli asal Indonesia yang memiliki ukuran badan yang panjang namun sangat kecil. Tingginya bahkan hanya sekitar 20 cm-an. Ciri-ciri utama dari jenis ini adalah mereka memiliki bulu berwarna merah bata dan warna mata yang coklat kekuningan. Mereka biasanya tinggal di daerah yang hangat.

6. Eurasian Eagle Owl

Eurasian Eagle Owl
Eurasian Eagle Owl (Sumber: Wikipedia)

Burung yang satu ini termasuk dalam kategori burung terbesar di dunia. Mereka berasal dari daerah Eropa, Asia, dan beberapa wilayah pada bagian Afrika Utara. Ciri-ciri dari eurasian eagle owl ini adalah memiliki warna mata orange coklat dan pada telinganya terdapat bulu.

7. Punggok Coklat

Punggok Coklat
(Sumber: Wikipedia)

Nama burung hantu yang satu ini sepertinya telah mendeskripsikan bagaimana ciri utamanya. Yup, mereka berwarna coklat. Mereka senang memangsa serangga, capung, dan kepiting.

8. Celepuk Gunung

Jenis burung yang satu ini biasanya hidup di Indonesia, namun tetap dapat ditemukan di beberapa daerah lain seperti India, Nepal, dan Thailand. Suara burung hantu yang satu ini sangat unik dibandingkan jenis burung lainnya karena dapat mengeluarkan suara yang unik dan membentuk nada tinggi dan pendek yang hampir sama dengan konsep suara radar.

Jenis Burung Hantu yang Dilindungi

Nah jika 8 jenis tadi itu sangat mudah ditemukan di berbagai daerah, kamu juga harus mengetahui jenis-jenis burung hantu yang dilindungi. Berikut jenisnya.

1. Spotted Wood Owl

Spotted Wood Owl
Spotted Wood Owl (Sumber: e-Bird)

Jenis burung yang dilindungi pertama adalah spotted wood owl. Mereka memiliki wajah yang bulat dan pada tubuhnya didominasi oleh warna oren. Biasanya, mereka hidup didaerah yang sangat terpencil dan selalu memastikan tidak ada aktivitas manusia. Penyebaran dari burung ini berada di pulau Sumatera Tengah, Pulau Jawa, Thailand, Kamboja, Vietnam Selatan, dan Semenanjung Malaya.

2. Barred Eagle Owl

Barred Eagle Owl
(Sumber: Wikipedia)

Burung yang satu ini sangat senang berada di pohon-pohon hijau di dekat sungai. Karena kebiasaan mereka itu, tidak heran jika burung ini banyak ditemukan di wilayah benua asia yang banyak memiliki hutan seperti benua Asia, Thailand Selatan, Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Mereka biasanya sangat penyendiri dan senang bersembunyi di balik dedaunan. Untuk makanan burung hantu sendiri mereka sangat senang memakan burung kecil dan mamalia.

3. Buffy Fish Owl

Buffy Fish Owl
Buffy Fish Owl (Sumber: Wikipedia)

Tidak seperti burung lainnya yang menghindari keberadaan manusia, buffy fish owl ini sering ditemui dimana saja. Mereka biasanya bertengger di daerah pepohonan yang dekat dengan mata air. Ciri utama dari jenis ini adalah mereka memiliki warna coklat kehitaman pada bagian punggung, dengan warna kepala dan leher yang senada namun pada bagian atas namun bulunya tidak terdapat corak. 

4. Brown Wood Owl

Brown Wood Owl
(Sumber: Wikipedia)

Burung hantu yang satu ini terlihat sangat imut dibanding yang lain, karena pada umumnya mereka memiliki pembawaan yang sedikit sangar. Mereka sangat pemalu. Ciri-ciri mereka biasanya berwarna coklat kemerahan dan sedikit hitam di area matanya. 

5. Eurasian Pygmy Owl

Eurasian Pygmy Owl
(Sumber: Wikipedia)

Mungkin diantara burung hantu yang lain, eurasian pygmy owl adalah burung yang paling kecil. Ukuran mereka hanya sekitar 15-19 cm. Warna bulu mereka sangat pucat dan terdapat beberapa motif seperti garis yang membentuk corak bintik yang berwarna gelap.

6. Snowy Owl

Gambar burung hantu Snowy Owl
(Sumber: Wikipedia)

Burung hantu putih yang satu ini sangat mirip dengan snowy owl di dalam film Harry Potter. Mereka sangat putih dengan beberapa motif seperti corak bintik. Asal dari burung ini adalah Amerika Serikat.

Makanan Burung Hantu

Burung yang aktif pada malam hari ini adalah pemakan daging. Makanan burung hantu biasanya hewan-hewan pengerat kecil seperti tikus, ular, dan mamalia. 

Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Burung Hantu

Gambar burung hantu
(Sumber: Pixabay)

Meskipun hewan ini terlihat sangat menarik, namun ada baiknya kamu tidak memelihara burung ini jika belum berpengalaman merawat burung. Berikut alasannya.

1. Memiliki Hidup yang Berantakan

Burung ini terkenal sebagai hewan yang hidup dengan pola yang berantakan. Mereka sangat aktif di malam hari dan tidur sepanjang hari. Mereka pada dasarnya sedikit jorok karena pemakan daging. Hal inilah yang membuat mereka sangat berantakan. Mereka juga sering memuntahkan makanan dan bulu, yang berarti jika kamu ingin memelihara mereka harus benar-benar mengeluarkan tenaga ekstra.

2. Cakarnya Dapat Melukai Manusia

Ada beberapa waktu di mana burung menjadi sangat sensitif dan cakarnya yang tajam dapat melukai manusia. Sehingga, jika Animalovers ingin memelihara hewan nokturnal ini harus ekstra hati-hati.

3. Mereka Hewan Karnivora

Makanan burung hantu berupa tikus, marmut, dan hewan pengerat lainnya. Jika memelihara burung ini artinya bertanggung jawab terhadap makanannya. Hal ini sangat sulit karena bagaimana mendapatkan stok makanan hewan-hewan tersebut?

4. Mereka Membutuhkan Ruang 

Beberapa ukuran burung hantu yang besar terkadang sedikit cukup merepotkan. Selain cakarnya yang sangat tajam, kamu juga harus mampu memandikannya agar mereka tetap bersih dan terawat. Badannya yang besar membuat kandang dan bak mandi mereka juga harus besar.

5. Membutuhkan Perawatan Konstan 

Mereka membutuhkan perawatan yang terus menerus jika kamu ingin memeliharanya. Perawatan mereka yang tergolong banyak akan menjadi tanggung jawab yang cukup besar.

Baca juga: 10 Jenis Burung Nuri, Si Cantik yang Cerdas & Bersuara Merdu

Nah itu tadi informasi lengkap mengenai jenis burung hantu. Bagi Animalovers yang ingin memelihara burung hantu, jangan lupa untuk memikirkannya kembali dan pastikan sudah siap dengan segala konsekuensinya. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi kamu, ya!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: 14 Jenis Burung Hantu dan Alasan Mengapa Kamu Tidak Boleh Memeliharanya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Musang adalah kelompok hewan kecil yang tergolong dalam famili Viverridae. Mereka ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Eropa. Musang memiliki keunikan tersendiri, dari penampilan fisik hingga perilaku mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis musang dan memahami perbedaan di antara mereka. Pengenalan tentang Musang Musang adalah mamalia kecil […]
    Penggemar hewan peliharaan sering mencari pilihan yang unik dan menarik, dan bunglon peliharaan adalah salah satu pilihan yang menarik perhatian. Bunglon adalah reptil kecil yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengubah warna kulitnya. Selain itu, perilaku dan penampilannya yang menarik membuat mereka menjadi pilihan populer di kalangan pecinta hewan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai […]

    Trending

    Tidak banyak yang tau tentang perbedaan kelabang dan kaki seribu, bahkan banyak yang menganggapnya sama. Salah satu perbedaan utama kaki seribu dan kelabang adalah habitatnya. Sekilas, kaki seribu (Diplopoda) dan kelabang (Coleoptera) memang mirip. Padahal jika diperhatikan lebih jauh, keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kaki yang banyak, namun kaki seribu memiliki ukuran […]
    Kamu sedang bingung karena kucingmu terserang diare? Jika kucing terus menerus mencret, akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Tapi jangan khawatir, apabila kamu belum bisa pergi ke dokter hewan, kamu bisa mencoba cara mengobati kucing mencret secara alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Simak artikel ini sampai habis! 1. Mengganti Asupan Makanan Kucing […]
    Ikan pembersih akuarium tentu sangat penting untuk dimiliki agar bisa membantu menjaga kebersihan akuarium dari berbagai kotoran, sisa makanan, serta lumut. Masih bingung apa saja jenis ikan yang ampuh untuk membersihkan akuarium? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel animalogi kali ini! 1. Ikan Corydoras  Ikan pembersih akuarium ini masih tergolong dalam subfamili dari ikan lele atau […]